Pemda Bone Bolango Apresiasi NGEBAZ, Dorong Penguatan Literasi Zakat di Kalangan Generasi Muda
Bone Bolango, 26 Oktober 2026 – Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan NGEBAZ (Ngebahas BAZNAS) yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Bone Bolango pada Minggu, 25 Oktober 2026, di Pondok Pesantren Al Hamim Moosalamati, Bulotalangi.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Dr. Andriean Andjar, M.Si. dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan literasi seperti NGEBAZ merupakan langkah positif dalam memperkenalkan pemahaman tentang zakat kepada generasi muda, khususnya para pelajar di lingkungan pendidikan pesantren.
Dukungan Pemerintah Daerah ini menjadi bentuk pengakuan terhadap pentingnya edukasi zakat sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran sosial dan kepedulian umat sejak dini. Literasi zakat tidak hanya berkaitan dengan pemahaman mengenai kewajiban berzakat, tetapi juga mengenalkan bagaimana zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan umat.
Kegiatan NGEBAZ sendiri dikemas melalui kompetisi edukatif yang terdiri atas dua rangkaian perlombaan, yakni Ranking 1 dan Lomba Cerdas Cermat (LCC). Enam regu dari kategori putra dan putri turut berpartisipasi, masing-masing terdiri dari MAN IC Putra 1, MAN IC Putra 2, Azharul Khairat Putra, MAN IC Putri 1, MAN IC Putri 2, dan Azharul Khairat Putri.
Seluruh regu terlebih dahulu mengikuti babak Ranking 1 untuk mengumpulkan skor tertinggi. Regu dengan perolehan skor terbaik dari masing-masing kategori, baik putra maupun putri, kemudian melaju ke babak final melalui kompetisi Lomba Cerdas Cermat (LCC).
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bone Bolango berupaya menghadirkan metode sosialisasi yang lebih menarik, interaktif, dan mudah diterima oleh kalangan pelajar. Kompetisi tidak hanya menjadi ruang untuk menguji pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan peran BAZNAS dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah diharapkan dapat menjadi dorongan bagi keberlanjutan program-program literasi zakat di Kabupaten Bone Bolango. Kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan lembaga pendidikan menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang memiliki pemahaman keagamaan sekaligus kepedulian terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi tersebut, NGEBAZ diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperluas literasi zakat dan menumbuhkan kesadaran generasi muda bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, melainkan juga kekuatan untuk membangun kesejahteraan bersama.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Dr. Andriean Andjar, M.Si. dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan literasi seperti NGEBAZ merupakan langkah positif dalam memperkenalkan pemahaman tentang zakat kepada generasi muda, khususnya para pelajar di lingkungan pendidikan pesantren.
Dukungan Pemerintah Daerah ini menjadi bentuk pengakuan terhadap pentingnya edukasi zakat sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran sosial dan kepedulian umat sejak dini. Literasi zakat tidak hanya berkaitan dengan pemahaman mengenai kewajiban berzakat, tetapi juga mengenalkan bagaimana zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan umat.
Kegiatan NGEBAZ sendiri dikemas melalui kompetisi edukatif yang terdiri atas dua rangkaian perlombaan, yakni Ranking 1 dan Lomba Cerdas Cermat (LCC). Enam regu dari kategori putra dan putri turut berpartisipasi, masing-masing terdiri dari MAN IC Putra 1, MAN IC Putra 2, Azharul Khairat Putra, MAN IC Putri 1, MAN IC Putri 2, dan Azharul Khairat Putri.
Seluruh regu terlebih dahulu mengikuti babak Ranking 1 untuk mengumpulkan skor tertinggi. Regu dengan perolehan skor terbaik dari masing-masing kategori, baik putra maupun putri, kemudian melaju ke babak final melalui kompetisi Lomba Cerdas Cermat (LCC).
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bone Bolango berupaya menghadirkan metode sosialisasi yang lebih menarik, interaktif, dan mudah diterima oleh kalangan pelajar. Kompetisi tidak hanya menjadi ruang untuk menguji pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan peran BAZNAS dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah diharapkan dapat menjadi dorongan bagi keberlanjutan program-program literasi zakat di Kabupaten Bone Bolango. Kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan lembaga pendidikan menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang memiliki pemahaman keagamaan sekaligus kepedulian terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi tersebut, NGEBAZ diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperluas literasi zakat dan menumbuhkan kesadaran generasi muda bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, melainkan juga kekuatan untuk membangun kesejahteraan bersama.